DAMPAK KENAIKAN MUKA AIR LAUT TERHADAP KESESUAIAN LAHAN RAWA PASANG SURUT TABUNGANEN KALIMANTAN SELATAN

L. Budi Triadi

Abstract


Kesesuaian lahan daerah rawa sangat dipengaruhi oleh kondisi fluktuasi muka air laut, curah hujan, potensial drainase dan intrusi air laut. Dengan adanya pengaruh perubahan iklim global yang menyebabkan naiknya muka air laut, akan merubah hidrotopografi lahan rawa, yang mengakibatkan perubahan jenis tanaman yang sesuai pada lahan tersebut.. Perubahan kesesuaian lahan tersebut dialami oleh daerah rawa yang dekat dengan muara sungai seperti daerah rawa Tabunganen. Daerah rawa Tabunganen yang berada di sekitar muara sungai Barito akan menerima dampak perubahan kenaikan muka air laut secara langsung. Penelitian ini menggunakan GIS untuk mendapatkan peta keseuaian lahan eksisting dan dampak kenaikan muka air laut melalui cara tumpang susun peta-peta tematik, antara lain peta irigasi dan drainase, peta kedalaman gambut dan pirit, serta peta salinitas. Dengan diketahuinya dampak kenaikan muka air laut tersebut terhadap deliniasi kesesuaian lahannya, maka dapat dilakukan antisipasi dengan melakukan adaptasi jenis tanaman terhadap tren perubahan kesesuaian lahan yang terjadi.

References


Armi Susandi, 2008. Pengembangan Peta Spasial Proyeksi Perubahan Iklim untuk Pengendalian Banjir, Buletin Tata Ruang, edisi Januari Februari 2008.

Armi Susandi, Indriani Herlianti, Mamad Tamamadin, 2008. Dampak Perubahan Iklim Terhadap Ketinggian Muka Laut Di Wilayah Banjarmasin, Program Studi Meteorologi - Institut Teknologi Bandung, Bandung, www.armisusandi.com/articles/working_paper/8.pdf [diakses pada tanggal 17 Mei 2014]

Dadi, Rahmadi , 2010. Sistem Perencanaan (System Planning) dan Pewilayahan Pengelolaan Air (Water Management Zoning) di Jaringan Reklamasi Pasang Surut, Palembang

IPCC, 2007: Summary for Policymakers. In: Climate Change 2007: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change[Solomon, S., D. Qin, M. Manning, Z. Chen, M. Marquis, K.B. Averyt, M.Tignor and H.L. Miller (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA. http://www.ipcc.ch/, 2007 [diakses pada tanggal 17 Mei 2014]

Menteri Pekerjaan Umum, 2010. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum, Nomor 05/PRT/M/2010, Tentang Pedoman Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Reklamasi Rawa Pasang Surut. Jakarta

Mclean, R.F. et al.: 2001. Coastal Zones and Marine Ecosystems, in McCarthy, J.J. et al. (eds.), Climate Change 2001: Impacts, Adaptation, and Vulnerability, Cambridge University Press, Cambridge, pp 343-379.

Puslitbang Sumber Daya Air, Balai Rawa. 2011. Laporan Akhir Penelitian Pengaruh Perubahan Iklin Terhadap Daerah Rawa, Banjarmasin

Rahmadi, F.X. Suryadi, Robiyanto H. Sutanto, Bart Schultz, 2010. Effects of Climate Change and Land Subsidence on Water Management Zoning in Tidal Lowlands, Case Study Telang I, South Sumatera, Palembang, Seminar Nasional INACID, Jakarta.

Triadi, L. Budi, 2008. Studi Kesesuaian Lahan Rawa Pasang Surut Danda Besar Kalimantan Selatan, disajikan pada Kolokium Pusat penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, 23 24 Juli 2008, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.32679/jsda.v10i2.128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL SUMBER DAYA AIR

 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.