Analisis Kekeringan Di Beberapa Negara Eropa Dengan Menggunakan Data Dari Model Iklim Global Dan Di Indonesia Menggunakan Data Hujan

Samuel Jonson Sutanto

Abstract


Kekeringan terparah di Eropa terjadi pada tahun 1976 dan tahun 2003, dengan kerugian yang ditimbulkan tidaklah sedikit. Beberapa kajian yang pernah dilakukan mengindikasikan bahwa aliran panas yang terjadi pada tahun-tahun tersebut menyebabkan naiknya intensitas kekeringan yang terjadi. Oleh karena itu kajian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara aliran panas dengan kekeringan, serta korelasinya dengan perubahan iklim dan muka air tanah. Analisis dilakukan dengan data dari hasil simulasi model iklim global dan data pengamatan di lapangan. Kajian ini menggunakan indeks kekeringan SPI (Standardized Precipitation Index) dan SPEI (Standardized Precipitation Evaporation Index) untuk mengetahui besaran kekeringan. Hasil dari kajian ini menyimpulkan bahwa tidak turunnya hujan yang terjadi pada musim semi dan diperpanjang hingga musim panas merupakan salah satu penyebab naiknya suhu udara ekstrem dan menyebabkan kekeringan dengan korelasi negatif R2=0.7-0.8. Hasil yang hampir sama juga diperoleh dari studi yang dilakukan di Indonesia. Kekeringan yang di analisis dengan metode SPEI indeks memberikan hasil analisis kekeringan yang berbeda daripada metode SPI jika terjadi perbedaan suhu udara yang cukup nyata. Dalam studi ini terdapat perbedaan indeks hingga 0.5 antara SPEI dan SPI. Dengan adanya pemanasan global dan terus meningkatnya suhu udara di masa yang akan datang, maka bukan tidak mungkin intensitas dan jumlah kejadian kekeringan yang terjadi akan semakin meningkat.

References


Adidarma, W. K., Martawati, L., dan Untari, A. 2009. Apakah Trend Hujan di Musim Kemarau yang Berkurang Akan Menimbulkan Intensitas Kekeringan yang Bertambah Parah?. Dipresentasikan pada lokakarya: Identifikasi Dampak Perubahan Iklim pada Sektor Sumberdaya Air dari Program: Penguatan IPTEK Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim, Kementerian Negara Riset dan Teknologi Balai Irigasi, Bekasi, 21 April 2009.

Adidarma, W. K. 2009. Hubungan Antara Hujan dan Parameter Telekoneksi di DAS Bengawan Solo.Prosiding Lokakarya Dampak Perubahan Iklim terhadap Sektor Sumber Daya Air Indonesia, Program: Penguatan IPTEK Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Bogor, 23 Juni 2009.

Adidarma, W. K., Martawati, L., Levina., dan Subrata, O. 2011. Model monitoring kekeringan dalam kerangka manajemen bencana yang memberikan informasi secara spasial dan temporal.Prosiding Kolokium Puslitbang SDA, Bandung, Mei 2011.

Adidarma,W., Subrata, O., Roseline, H. 2014. Kajian Bencana Kekeringan Sebagai Persiapan Bagi Pembuatan Peta Resiko, Kolokium Hasil Litbang SDA Tahun 2013, Bandung, 20-21 Mei 2014.

Alley, W. M. 1984. The Palmer Drought Severity Index: Limitation and assumptions.J. Clim. And Applied Meteorol., 23, 1100-1109.

Beniston, M. 2004. The 2003 heat wave in Europe: A shape of things to come? An analysis based on Swiss climatological data and model simulation.Geophy. Res. Lett., 31, L02202, doi:10.1029/2003GL018857.

Bordi, I., Frigio, S. Parenti, P., Speranza, A., and Sutera, A. 2001. The analysis of the standardized precipitation index in the Mediterranean area: large-scale patterns, Annali di Geofisica, Vol. 44, N. 5/6.

Brabson, B. B., Lister, D. H., Jones, P. D., and Palutikof J. P. 2005. Soil moisture and predicted spells of extreme temperatures in Britain.J. Geophy. Res., 110, D05104, doi:10.1029/2004JD005156.

EurAqua. 2004. Discussion Document: Towards a European Drought Policy.

Fink, A. H., Brcher, T., Krger, A., Leckebusch, G. C., Pinto, J. G., Ulbrich, U. 2004. The 2003 European summer heatwaves and drought-synoptic diagnosis and impacts, Weather,Vol. 59, No. 8.

Garca-Herrera, R., Daz, J., Trigo, R. M., Luterbacher, J., and Fischer, E. M. 2012. Critical reviews in environmental science and technology, Crit. Rev. in Environ. Sci. and Tech., 40:4, 267-306.

Guttman,N. B. 1999. Accepting the Standardized Precipitation Index: A calculation algorithm, Journal of the American Water Resources Association, Vol. 35, No. 2.

Guttman,N. B. 1998. Comparing the Palmer Drought Index and the Standardized Precipitation Index, Journal of the American Water Resources Association, Vol. 34, No. 1.

Guttman, N. B. 1994. On the sensitivity of sample L moments to sample size, J. Clim., 7, 1026-1029.

Hoffmann, G., Werner, M., and Heimann, M. 1998. Water isotope module of the ECHAM atmospheric general circulation model: A study on timescales from days to several years, J. Geophys. Res., Vol. 103, No. D14, pages 16,871-16,896.

Hosking, J. R. M. 1990. L-Moments: Analysis and estimation of distribution using linear combinations of order statistic. J. Roy. Stat. Soc, 52B, 105-124.

Huffman, G. J., Adler, R. F., Bolvin, D. T., Gu, G., Nelkin, E. J., Bowman, K. P., Hong, Y., Stocker, E. F., and Wolf, D. B. 2007. The TRMM multisatellite precipitation analysis (TMPA): Quasi-global, multiyear, combined-sensor precipitation estimates at fine scale, J. Hydromet., 8, 38-55, doi:10.1175/JHM560.1.

Lloyd-Hughes, B. 2002. The long-range predictability of european drought, dissertation, University College London.

McKee, T. B., Doesken, N.J., and Kleist, J. 1993. The relationship of drought frequency and duration to time scales, Preprints, Eighth Conf. on Applied Climatology. Anaheim, CA, Amer.Meteor. Soc., 179184.

Palmer, W. C. 1965. Meteorological droughts. U.S. Department of Commerce, Weather Bureau Research Paper 45, 58 pp.

Quesada, B., Vautard, R., Yiou, P., Hirschi, M., and Seneviratne, S. I. 2012. Asymmetric European summer heat predictability from wet and dry southern winters and springs, Nature Clim. Cha. Lett., doi:10.1038/nclimate1536.

Ratcliffe, R. A. S. 1978. Meteorological aspects of the 1975-1976 drought. In O. Gibb, editor, The Royal Society, London, 133pp.

Roeckner, E., and Coauthors. 1996. The atmospheric general circulation model ECHAM-4: Model description and simulation of present-day climate. Max Planck Institute for Meteorology Rep. 218, 90pp.

Schr, C., Vidale, P. L., Lthi, D., Frel, C., Hberli, C., Liniger, M. A., and Appenzeller, C. 2004. The role of increasing temperature variability in European summer heatwaves, nature, 427, 332-336, doi:10.1038/nature02300.

Schumacher, C., and Houze JR, R. A. 2003. Stratiform rain in the tropics as seen by the TRMM precipitation radar, J. Clim., 1739-1756.

Schumacher, C., Houze JR, R. A., and Kraucunas, I. 2004. The tropical dynamical response to latent heating estimates derived from the TRMM precipitation radar, J. Clim., 1341-1358.

Sheffield, J., Goteti, G., Wen, F., and Wood, E. F. 2004. A simulated soil moisture based drought analysis for the United States, J. Geo. Phys. Res., 109, D24108, doi:10.1029/2004JD005182.

Sheffield, J., Wood, E. F., and Roderick, M. L., 2012. Little change in global drought over the past 60 years, Nature Lett., 491, 435-438, doi:10.1038/nature11575.

Sutanto, S. J., Hoffmann, G., Adidarma, W., and Rckmann, T. 2013. Correlation of drought related to ENSO and water isotope in Indonesia, HATHI proceeding, 4th International Seminar of HATHI, 6-8 September 2013, Yogyakarta.

UNEP. 2004. Impacts of summer 2003 heatwave in Europe, Environment Alert Bulletin, 2, United Nations Environment Programme.

Vicente-Serrano, S. M., Begueria, S., and Lopez-Moreno, J. I. 2009. A multiscalar drought index sensitive to global warming: The Standardized Precipitation Evapotranspiration Index, Journal of climate., Vol. 23, pages 1696-1718, doi: 10.1175/2009JCLI2909.1.

Wells, N., Goddard, S., and Hayes, M. J. 2004. A self-calibrating Palmer Drought Severity Index, American Meteorological Society, 2335-2351, 2004.

Wu, H., Hayes, M. J., Wilhite, D. A., and Svoboda, M. D. 2005. The effect of the length of record on the standardized precipitation index calculation, Int. J. Climatol., 25, 505-520, doi:10.1002/joc.1142.

Wood, P. 1989. Effects of Logging, Drought, and Fire on Structure and Composition of Tropical Forests in Sabah, Malaysia, Biotropica, 21, No. 4, pp. 290-298.




DOI: https://doi.org/10.32679/jsda.v11i1.109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL SUMBER DAYA AIR

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo              
 
 
 
Sekretariat:
 
Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat