DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN IRIGASI MENJADI PERMUKIMAN TERHADAP KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN (STUDI KASUS KAWASAN GAYUNGSARI SURABAYA)

Joyce Martha Widjaya

Abstract


Kawasan Gayungsari, daerah banjir di Surabaya Selatan, adalah salah satu kawasan permukiman hasil alih fungsi lahan bekas daerah irigasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya pemanfaatan saluran irigasi sebagai saluran drainase, elevasi lahan lebih rendah dari elevasi muka air di saluran, bahkan masih ada sawah di kawasan itu. Untuk menanggulangi masalah banjir ini, dilakukan evaluasi dan perencanaan ulang sistem drainase. Solusi yang diusulkan adalah menggunakan sistem polder, dengan menerapkan prinsip kebijakan keseimbangan aliran masuk dan keluar, sehingga delta Q nol. Model analitis rasional, membuktikan bahwa tanpa mengisolir atau meminimalisir kawasan permukiman terhadap kiriman air dari luar, luapan banjir tidak dapat dieliminasi, karena tidak mampu menampung debit kiriman air dari luar yang sifatnya tidak terkontrol. Hasil studi menyatakan bahwa saluran irigasi tidak dapat dikonversikan langsung menjadi saluran drainase kota, karena pola distribusi dimensi dan beda tinggi dasar saluran serta beda tinggi muka air, menjadikan disfungsinya saluran drainase. Untuk mengeliminasi dampak banjir, diusulkan agar dilakukan penataan daerah layanan pada skala makro kota untuk menghasilkan kompartemen polder yang terisolasi. Sistem ini membutuhkan upaya penyesuaian dimensi dan elevasi saluran drainase yang dinormalisasi, pemompaan, penataan ulang lansekap dan kolam retensi.

Keywords


Alih fungsi lahan, model analitis rasional, kompartemen polder, isolasi aliran, normalisasi saluran drainase, kolam retensi

References


Cahyadi,R. 2008. Banjir dan cara pandang kita tentang drainase, http://robbicahyadi. wordpress.com/2008/12/04/banjir-dan-cara-pandang-kita-tentang-drainase/ dunduh November 29, 2010.

Liong, S.Y. 1991. Intruduction to urban hydrology, Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Sartono, A. 2009. Sadar /tidak sadar pada fungsi drainase, http://www.tembi.net/ diunduh April 10, 2011

Singh,V.P. 1988. Hydrologic Systems, Volume 1 Rainfall-Runoff Modeling, Printice Hall Eagle Wood Cliffs, New Jersey : 126

Widjaya, M.W., Yanti,H., Deni, dan Sosro. 1997. Pengelolaan berkelanjutan Drainase Perkotaan, Puslitbang Sumber Daya Air, Bandung.

Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya. 2008. Evaluasi pelaksanaan pembangunan Surabaya drainage master plan (SDMP) 2018 Kota Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.32679/jsda.v9i1.364

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL SUMBER DAYA AIR

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo 
 
       
 
 
 
Sekretariat:
 
Pusat Litbang Sumber Daya Air, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat