Kinerja Dam Sabo K. Lumajang Untuk Pengendalian Sedimentasi Waduk Mrica

Soewarno Soewarno

Abstract


Salah satu permasalahan pokok operasional Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air Mrica adalah ancaman pendangkalan waduk, akibat laju sedimentasi yang terlalu cepat yang menyebabkan umur layan waduk menjadi lebih singkat. Sumber sedimen DAS Waduk Mrica berasal dari DAS Serayu, Merawu dan Lumajang. Sebagai upaya pengurangan laju sedimentasi pada tahun 2007, telah dibuat dam sabo di Kali Lumajang Desa Linggasari. Sebuah penelitian yang dilaksanakan tahun 20072009,
yang bertujuan memberikan solusi mengendalikan angkutan sedimen sungai yang masuk ke waduk, dilakukan dengan cara mengevaluasi kinerja dam sabo Kali Lumajang Desa Linggasari, yang mencakup fungsi, efektifitas serta stabilitas, dan manfaat. Penelitian dimulai pada pembangunan dam sabo tipe tertutup, pengumpulan data sekunder, pengukuran debit dan angkutan sedimen, pengukuran geometri sungai dan kapasitas dam sabo langsung di lapangan, uji laboratorium, dan dilanjutkan dengan analisa dan interpretasi data untuk mengambil kesimpulan. Dam sabo dibangun dengan tubuh bendung utama
dibuat dari campuran batu kali dengan pasir dan batu kali dengan kapur dibungkus dengan selimut beton tanpa tulangan. Musim hujan 2007/2008, dam sabo K. Lumajang telah berfungsi menampung sedimen 1350 m3 dan 2008/2009 sebesar 1390 m3 melebihi kapasitas rencana 1009 m3. . Contoh inovasi bangunan dam sabo K. Lumajang ini dapat digunakan sebagai acuan pembangunan dam sabo untuk mengendalikan laju sedimentasi waduk di lokasi lain.


Keywords


Sedimentasi waduk; inovasi bangunan dam sabo; fungsi dan efektifitas; stabilitas dan manfaat



DOI: https://doi.org/10.32679/jsda.v6i1.381

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL SUMBER DAYA AIR

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo              
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat