MONITORING DAN EVALUASI PENERAPAN TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA DI DAS WADUK KASKADE - CITARUM, JAWA BARAT

Isnan Fauzan Akrom, Muhammad Fauzi

Abstract


ABSTRACT

The 2020 drought led to a reduction in the water supply of the Citarum cascade reservoirs (Saguling, Cirata, and Juanda) due the lowering intensity of rainfall in the catchments of the three reservoirs. Rainfall in late 2020 through February 2021 was much lower than the predicted and historical averages. This caused the water level of the Citarum cascade reservoirs fell to be below normal at the end of December 2020. To meet the water demand, an increase in inflow enhancement is needed, hence the implementation of Weather Modification Technology (WMT) which was carried out on March 12th - April 21st, 2021 in the Citarum watershed, West Java Province. WMT is applied for increasing or decreasing the amount of rainfall by intervening in the cloud growth process, which is carried out by seeding NaCl powder on clouds using an airplane. The purpose of monitoring and evaluation (M&E) of WMT implementation is to collect data, analyze, and evaluate the hydrological conditions of the Citarum cascade reservoirs during WMT implementation. The purpose of M&E is to assess the success of additional reservoir volume due to rainfall during WMT implementation. The M&E is conducted by collecting daily data of the rainfall, water level, and hydrological data of the reservoirs. The data collected each day is used as the basis for the seeding strategy on that day. After the WMT implementation activities are completed, an evaluation of the overall WMT implementation results is continued, which includes analyzing rainfall data, river water level, as well as the inflow, volume, and water level of the reservoir. The results of this study show that WMT implementation could not raise the water level of the three reservoirs to the Normal Operating Limit, but it has succeeded in increasing the reservoir volume by approximately 270 million m3 for Saguling, 201 million m3 for Cirata, and 59 million m3 for Juanda.

Keywords:   Reservoir, Citarum, Weather, Modification, Technology

 

ABSTRAK

Kemarau tahun 2020 mengakibatkan berkurangnya pasokan air waduk kaskade Citarum (Saguling, Cirata, dan Juanda) akibat berkurangnya intensitas air hujan yang jatuh pada daerah aliran sungai ketiga waduk. Curah hujan pada akhir 2020 hingga Februari 2021 jauh lebih rendah dari rata-rata historis dan prediksinya. Hal tersebut mengakibatkan kondisi muka air waduk kaskade Citarum turun hingga dibawah Normal pada akhir Desember 2020. Untuk memenuhi kebutuhan air dibutuhkan peningkatan inflow, melalui penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang telah dilaksanakan pada 12 Maret – 21 April 2021 di DAS Citarum, Provinsi Jawa Barat. TMC diterapkan untuk menambah atau mengurangi curah hujan dengan melakukan intervensi pada proses pertumbuhan awan, yang dilakukan dengan penyemaian serbuk NaCl pada awan menggunakan pesawat. Maksud dilakukannya monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap penerapan TMC adalah untuk pengumpulan data, analisis, dan evaluasi kondisi hidrologi waduk kaskade Citarum selama pelaksanaan TMC. Tujuan Monev sendiri adalah untuk menilai keberhasilan tambahan volume waduk akibat curah hujan selama pelaksanaan TMC. Monev TMC dilakukan dengan pengumpulan data setiap hari baik data hujan, Tinggi Muka Air (TMA), maupun data hidrologi waduk. Data yang terkumpul digunakan sebagai dasar untuk strategi penyemaian pada hari itu. Setelah kegiatan penerapan TMC selesai, dilanjutkan evaluasi hasil penerapan TMC secara keseluruhan yang mencakup analisa data hujan, TMA sungai, inflow, volume dan TMA waduk. Hasil penerapan TMC pada kajian ini tidak dapat menaikkan TMA ketiga waduk hingga Batas Operasi Normal, namun telah berhasil menambah volume waduk sekitar 270 juta m3 untuk Saguling, 201 juta m3 untuk Cirata dan 59 juta m3 untuk Juanda.

Kata Kunci: Modifikasi, Cuaca, Teknologi, Waduk, Citarum

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32679/jsda.v19i1.811

Refbacks



Copyright (c) 2023 Bintek SDA

Indexed by:
         
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.